Hot!

Sudahkah Anda Mendapat Tidur Berkualitas? Cek



Liputan6.com, Jakarta Mungkin kita sudah tahu, bahwa tidur malam yang baik harus mencakup waktu tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Namun ternyata baru-baru ini, para pakar tidur dari The National Sleep Foundation (NSF) mengatakan bahwa mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas, tidak hanya dilihat dari berapa lama kita tertidur setiap malam, tetapi masih ada tanda-tanda lain yang juga harus diperhatikan.
Apa saja tanda-tanda tersebut?

Untuk mengetahuinya, di bawah ini adalah empat kunci indikator atau tanda bahwa Anda sudah mendapatkan tidur malam yang baik dan berkualitas, dilansir dari Huffingtonpost, Senin (6/3/2017):

1. Setidaknya 85 persen waktu yang Anda habiskan di atas kasur, dipakai untuk tidur.
Sumber : techno.id

2. Anda dapat tertidur hanya dalam waktu 30 menit atau kurang. Namun jika usia ada sudah 65 tahun atau lebih, Anda dapat tertidur dalam waktu 60 menit atau lebih.
Sumber : susahtidur.org

3. Tidak terbangun lebih dari sekali dan tidak terjaga setelahnya, selama lebih dari lima menit setiap malam. Namun jika usia Anda sudah 65 tahun atau lebih, Anda tidak terbangun sebanyak dua kali setiap malam, selama lima menit.
Sumber : amazine.co


4. Saat bangun pagi, Anda hanya menghabiskan waktu kurang dari 20 menit agar tubuh benar-benar terbangun dari tidur.
Sumber : kesehatanku.xyz


Inidkator-indikator tersebut, didapat berdasarkan temuan dari 277 studi yang menganalisis tentang masalah tidur. Dan hasil dari temuan tersebut juga sudah dianalisis dan disutujui oleh para anggota dari organisasi kesehatan lainnya selain NSF, seperti the American Academy of Neurology, Society for Research of Human Development, dan Society for Women’s Health Research.

“Metrik baru ini dimaksudkan untuk membantu orang-orang agar lebih memahami seperti apa kualitas dari tidur yang baik, secara keseluruhan,” ujar CEO dari National Sleep Foundation, David Cloud.
Namun jika kualitas tidur yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan pedoman atau tanda-tanda di atas, ada beberapa hal yang harus Anda perbaiki. Misalnya jika Anda suka menghabiskan terlalu banyak waktu di kasur untuk begadang semalaman, atau jika misalnya Anda tidak bisa tidur kembali selama 20 menit saat terbangun di malam hari, maka lakukan sesuatu yang dapat membantu Anda untuk tidur kembali, seperti mendengarkan musik klasik.

Selain itu, jika kualitas tidur yang Anda dapatkan tidak memenuhi pedoman di atas, maka menurut seorang ahli saraf yang khusus menangani masalah gangguan tidur dan ritme sirkadian di Northwestern Memorial Hospital, Sabra Abbott, hal ini bisa menjadi tanda dari gangguan tidur yang tidak terdiagnosis. Artinya Anda bisa saja mengalami seperti sleep apnea, gangguan fase tidur-bangun (dimana jam tubuh Anda tidak berjalan semestinya), atau pun insomnia, yang menurutnya semua masalah tersebut dapat diobati.

“Dan indikator penting lainnya dari tidur yang berkualitas ialah, 'apakah Anda merasa lelah sepanjang hari?’. Jika Anda menjawab ya pada pertanyaan tersebut, maka hal ini merupakan tanda waspada, dan Anda harus mendiskusikan masalah ini dengan dokter. Karena membicarkan kebiasaan dan pola tidur Anda pada dokter, sama pentingnya saat Anda sedang membicarakan diet dan olahraga yang sedang Anda lakukan,” ujar Abbott.