Hot!

TNI tegaskan penangkapan Kivlan Zen tak sama dengan G30S/PKI


Jokowi di Kostrad Cilodong. ©2016 dok. penkostrad
 
Merdeka.com - Mabes TNI menegaskan mendukung langkah kepolisian menangkap Mayjen (Purn) Kivlan Zein yang diindikasikan akan melakukan tindakan makar. Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menepis penangkapan Kivlan sama dengan peristiwa G30S/PKI. Menurutnya penangkapan Kivlan dilakukan oleh alat negara yang sah.

"Konteksnya sangat jauh berbeda di mana pada peristiwa G30S/PKI, PKI lah yang menculik para Jenderal TNI AD dan melaksanakan upaya makar. Sedangkan penangkapan kedua purnawirawan tersebut, dilakukan oleh institusi yang sah dan tentu dengan alasan yang kuat sesuai peraturan perundangan yang berlaku," jelas Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Senin (6/12).

Peristiwa sejarah tentang upaya makar kepada negara dapat dilakukan oleh siapa pun termasuk anggota TNI. Sebagai contoh di antaranya Kolonel Maludin Simbolon pada pemberontakan PRRI di Padang.

Lalu ada Letkol Untung Sutopo dalam G30S/PKI di Madiun, Letkol Abdul Kahar Muzakkar pada peristiwa DI/TII di Sulawesi dan Letda Ibnu Hadjar pada peristiwa DI/TII di Kalimantan. TNI selalu bertindak tegas pada mereka yang melakukan makar.

"Peristiwa sejarah tersebut membuktikan bahwa siapa pun yang melakukan itu adalah penghianat bangsa, termasuk pada peristiwa penculikan terhadap para Jenderal dalam G30S/PKI beberapa tahun yang silam, dan siapa pun yang akan melakukan makar kepada pemerintah yang sah akan berhadapan dengan seluruh komponen bangsa dan TNI-Polri sebagai garda terdepan," tegas Mayjen TNI Wuryanto.

"Mencermati pemberitaan dan peristiwa sejarah kelam bangsa Indonesia, saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan selektif lagi dalam memilah dan memilih informasi yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, melalui media massa khususnya media sosial," tutup Kapuspen TNI