Hot!

Jawablah 10 Pertanyaan Ini Sebelum Memilih Putus Dengannya dan Menyesal


Renungkanlah sebelum menyesal


Putus hubungan bukan hanya bagi mereka yang dicampakkan. Tapi juga bagi mereka yang punya keberanian menjadi orang yang melakukan perpisahan itu. Ini merupakan keputusan besar dan sulit untuk dibuat.
Tidak ada yang benar-benar ingin menyakiti orang yang kita sayangi. Untuk membantumu mengetahui apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungan dengannya, kamu harus menjawab pertanyaan ini untuk dirimu sendiri.

1. Apakah ada rasa saling menghormati?

Rasa saling menghormati adalah satu hal terpenting dalam sebuah hubungan. Jika kamu atau dia sudah tidak saling menghormati, sudah tidak ada alasan untuk bersamanya. Jadi luangkan waktu mundur dan tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu menghormatinya dan apakah merasa dia menghargai kamu?

2. Apakah kamu merasa aman?

Kenyataan bahwa kamu harus merasa aman adalah tidak perlu dipikirkan lagi. Kamu tidak hanya ingin merasa aman dalam arti fisik, tapi juga pada tingkat emosional. Apakah kamu merasa aman dalam berbagi pemikiran, pendapat, kekhawatiran, dan tujuan hidup kamu dengannya, atau apakah kamu menahan diri untuk tidak takut dihakimi?

3. Apakah hubungan ini menghasilkan yang terbaik untuk kamu?

Di dunia ini tidak ada yang sempurna dan kita tidak selalu menjadi yang terbaik. Tapi pikirkan waktu kamu bersama dan pikirkan, apakah dia mampu membuat kualitas terbaik untuk kamu. Apakah kamu merasa seperti orang baik saat kamu bersamanya, atau apakah dia mungkin membawa sisi negatif dari kepribadian kamu?

4. Apakah kamu menikmati percakapan dengannya?

Komunikasi merupakan dasar dari setiap hubungan. Apakah kamu suka berbicara dengannya? Atau apakah kamu biasanya memutar otak kamu untuk mencari topik pembicaraan? Bila kamu berbicara, apakah itu menyenangkan, atau apakah kamu baru saja berdebat dan berkelahi sepanjang waktu?

5. Apakah dia membuat hidup kamu lebih menarik?

Apakah dia membuat kehidupan sehari-hari kamu sedikit lebih menarik? Apakah kamu merasa seperti melakukan pekerjaan biasa bukanlah hal yang buruk saat kamu melakukannya bersama? Atau mungkin menonton film selalu lebih baik saat dia berada tepat di samping kamu?

6. Apakah kamu merasa terdorong untuk tumbuh berkembang?

Apakah dia mendorong kamu untuk mengerjakan keahlian kamu, apakah dia mendorong kamu belajar mengetahui banyak hal dan menjelajahi dunia, atau apakah kamu merasa puas dan terjebak?

7. Apakah kamu membutuhkannya?

Pada dasarnya apakah dia benar-benar menginginkan apa yang kamu inginkan dalam kehidupan nyata, atau mungkin dia yang menurut kamu akan menjadi hebat untuk kamu? Apakah dia sebenarnya yang kamu butuhkan? Apakah dia merupakan yang ideal buat kamu?

8. Mengapa kamu ingin putus?

Ini adalah pertanyaan paling jelas yang harus kamu tanyakan pada diri kamu sendiri. Apa yang membuat kamu ingin mengakhiri hubungan ini? Apakah ada alasan tertentu? Ingat semuanya, cari tahu apa yang paling mengganggumu dan pikirkan secara kritis tentang hal itu.

9. Sudahkah kamu mencoba berbicara dengannya?

Begitu kamu mengetahui alasan-alasan untuk mengakhiri hubungan tersebut, pikirkan apakah kamu telah memberitahukan kepadanya. Apakah kamu pernah membicarakan sebelumnya? Pernahkah kamu melakukan percakapan tentang hal-hal yang membuat kamu tidak bahagia atau hal-hal yang ingin kamu rubah. Apakah ini sesuatu yang dia mau kerjakan?

10. Apakah ini akan membuat kamu bahagia?

Mungkin ini pertanyaan yang paling sulit. Jika mudah, kamu bahkan tidak perlu memikirkannya. Mungkin tidak akan membuat kamu melompat dengan sukacita ketika kamu putus. Tapi coba pikirkan dalam jangka panjang. Apakah kamu merasa nyaman saat memikirkan tidak lagi bersamanya? Bila kamu memikirkan masa depan, apakah kamu melihatnya dalam kehidupanmu atau tidak?

Sumber : idntimes.com